← Back to Archive

PERAN INFRASTRUKTUR DAERAH TERHADAP AKSESIBILITAS PELAYANAN KESEHATAN PADA ERA UNIVERSAL HEALTH COVERAGE DI INDONESIA

Muhammad Bima Vladimir — BPJS Kesehatan

Infrastruktur daerah Aksesibilitas pelayanan kesehatan Universal Heath Coverage Kapasitas fiskal Fasilitas pelayanan kesehatan

Abstract

Universal Health Coverage (UHC) merupakan salah satu tujuan utama pembangunan kesehatan yang menjamin setiap penduduk memperoleh pelayanan Kesehatan yang bermutu tanpa mengalami kesulitan finansial. Meskipun Sebagian bsar kabupaten atau kota di Indonesia telah mencapai target UHC melalui peningkatan kepersertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), tingginya cakupan kepersertaan belum sepenuhnya membuktikan kemudahan Masyarakat untuk mengakses pelayanan kesehatan. Keterbatasan infrastruktur transportasi, kondisi geografis, serta ketimpangan distribusi fasilitas kesehatan masih menjadi hambatan bagi masyarakat dalam memperoleh layanan Kesehatan secara tepat waktu. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran infrastruktur daerah terhadap aksesibiltias pelayanan Kesehatan pada era Universal Health Coverage di Indonesia dengan mempertimbangkan kapasitas fiscal daerah dan ketersediaan fasilitas pelayanan Kesehatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain observasional berbasis data sekunder kabupaten atau kota di Indonesia. Data yang digunakan meliputi indicator infrastruktur daerah, kapasitas fiscal daerah, ketersediaan fasilitas Kesehatan Tingkat pertama (FKTP) dan fasilitas Kesehatan rujukan Tingkat lanjutan (FKRTL), serta indicator aksesibiltias pelayanan Kesehatan. Analisis dilakukan menggunakan regresi berganda dengan pendekatan mediasi untuk mengidentifikasi pengaruh langsung maupun tidak langsung antarvariabel. Penelitian ini diharapkan menghasilkan bukti empiris mengenai pentingnya Pembangunan infrastruktur dalam meningkatkan aksesibilitas pelayanan Kesehatan, sehingga pencapaian UHC tidak hanya diukur dari cakupan kepersertaan, tetapi juga dari kemampuan masyarakat memperoleh layanan Kesehatan secara merata, mudah dijangkau, dan berkelanjutan