← Back to Archive

PENGARUH KNOWLEDGE SHARING, HARD SKILL, DAN ABILITY TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI DINAS KESEHATAN KOTA TANGERANG SELATAN

Andreanda Nst Andre — uika

Kata Kunci :knowledge sharing hard skill ability kinerja pegawai

Abstract

ABSTRAK Latar belakang peningkatan kinerja pegawai menjadi sangat penting untuk mencapai tujuan pelayanan kesehatan yang optimal. Keberhasilan suatu perusahaan juga digambarkan dari hasil kerja individu-individu dalam perusahaan, hasil kerja tersebut nantinya berpengaruh pada kinerja pegawai secara keseluruhan, semakin tinggi kinerja pegawai akan berdampak pada peningkatan perusahaan. Berdasarkan data penilaian kinerja pegawai di Indonesia cukup baik sebelum merebaknya pandemic covid-19. Dari data BPS, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tercatat sebesar 4,99% pada bulan februari 2020, stabil dibandingkan dengan angka periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 5,01%. Data Badan Pusat Statistik 2020 lalu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) mencapai 7,07% dari 138,22 juta angkatan kerja. Artinya terdapat 9,77 juta penduduk pengangguran terbuka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Knowledge Sharing, Hard Skill, dan Ability Terhadap Kinerja Pegawai di Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer (kuesioner) dan desain penelitian cross sectional, populasi dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 230 populasi, dan sampel berjumlah 144. Hasil penelitian ini diperoleh berdasarkan uji hipotesis(parsial) didapatkan hasil yaitu Knowledge Sharing (p-value = 0,000 < ɑ = 0,05), Hard Skill (p-value = 0,021< ɑ = 0,05), dan Ability (p-value = 0,000 < ɑ = 0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat pengaruh antara Knowledge Sharing, Hard Skill, dan Ability terhadap kinerja pegawai di Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan. Saran yang diharapkan dapat terlaksananya program kegiatan budaya berbagi pengetahuan antar pegawai, pengembangan keterampilan teknis yang relevan dengan bidang tugas pada masing-masing pegawai, serta dilakukan evaluasi berkala terhadap kinerja dan potensi pengembangan individu.