← Back to Archive

Apakah Status Pekerjaan Ibu Berdampak pada Kesehatan Anak di Indonesia? Studi Quasi-Experimental dengan Propensity Score Matching

Faisal Madjid Alyasa — Universitas Gadjah Mada

Kesehatan Balita Ketenagakerjaan Propensity Score Matching (PSM) Indonesia

Abstract

Meningkatnya partisipasi angkatan kerja perempuan di Indonesia menimbulkan kekhawatiran terkait potensi trade-off antara pekerjaan ibu dan kesehatan anak. Meskipun bekerja meningkatkan pendapatan rumah tangga, hal ini berisiko mengurangi waktu pengasuhan akibat keterbatasan dukungan childcare. Penelitian ini bertujuan mengestimasi dampak kausal ketenagakerjaan ibu terhadap risiko anak sakit di Indonesia menggunakan dataset SUSENAS 2023. Guna mengatasi bias seleksi, metode Propensity Score Matching (PSM) diterapkan berdasarkan kovariat yang terobservasi, di mana nilai Average Treatment Effect on the Treated (ATT) digunakan untuk mengidentifikasi hubungan status terhadap insiden penyakit anak dalam sebulan terakhir. Untuk sampel secara keseluruhan, estimasi ATT menunjukkan peningkatan sebesar 2,7 persentase poin pada kejadian anak sakit (ATT = 0,027, t = 3,57). Analisis lebih lanjut berdasarkan jenis pekerjaan menunjukkan tidak adanya dampak kesehatan yang signifikan pada anak dari ibu yang bekerja di sektor formal (ATT = –0,007, t = –0,65). Sebaliknya, pekerjaan di sektor informal secara signifikan meningkatkan kemungkinan anak sakit sebesar 6,2 persentase poin (ATT = 0,062, t = 5,89). Temuan ini mengindikasikan pentingnya intervensi kebijakan yang mendorong perluasan akses kerja formal bagi perempuan dan penyediaan layanan penitipan anak yang terjangkau, sebagai upaya menjaga kesejahteraan anak di tengah meningkatnya partisipasi angkatan kerja perempuan. Penelitian lanjutan diperlukan untuk menelusuri peran kondisi kerja, alokasi waktu, dan dukungan pengasuhan antar-generasi dalam merumuskan kebijakan keluarga dan ketenagakerjaan yang lebih inklusif.